Arti Keberagamaan

Di Pesawat Sriwijaya jurusan Jakarta – Pontianak, Saya duduk bersebelahan dengan Seorang Biarawati bernama Suster Anna Maria, Suster Anna bertugas di SD Marie Josep Jakarta.

Dalam Perjalanan ini Kita membicarakan banyak hal, Saya katakan kepadanya dan Suster Anna Setuju bahwa Seharusnya Seorang Muslim harus menjadi sangat Muslim dan seorang Kristiani menjadi sangat kristiani. Mengapa? Semakin dekat seseorang dengan keyakinannya maka semakin baiklah perangai dan Akhlaqnya.

Kita sepakat menentang seorang Muslim dan seorang Kristiani Liberal Sekuler, Muslim tetapi tidak mendalami Al-Qur’an dan tidak Sholat, Zakat dan ibadah lainnya atau seorang Kristiani yang tidak pernah ke gereja dan tidak mengikuti kebaktian.

Penyakit Liberalisme Sekuler inilah yang merusak Kaum Beragama, Mereka menjauhkan Pemeluk Agama dari Agamanya, Memisahkan Urusan Dunia dari Ajaran Agamanya.

Kaum Liberalis Sekuler juga mengajarkan kesesatan bahwa semua Agama sama saja, Hal ini bertentangan dengan ajaran Islam, Kristen dan Agama lainnya karena pastilah misalnya Islam tidak akan menyatakan bahwa Agama Islam sama dengan Agama lainnya, dan itu fondasi paling dasar. Aqidah. Tidak bisa diganggu gugat.

Suster Anna Maria setuju dengan pernyataan ini, Karena memang seorang Kristiani yang ta’at tidak akan memaksa orang Islam atau agama apapun untuk pindah ke kristen, dan Islampun sama karena memang tidak ada paksaan untuk memilih menjadi Muslim sebagaimana Al-Qur’an sebutkan.

Jadi, Jika Anda seorang Muslim maka Jadilah Muslim yang sebenar-benarnya, Jika Anda seorang Kristiani maka jadilah seorang Kristiani yang sebenar-benarnya. Saya tak perlu mengakui Kristen dan Yesus sebagai Tuhan tapi Saya tetap menghormati pilihan Anda tanpa perlu Saya berbuka puasa di Gereja.

Sama halnya seorang Kristen mau mengakui kebenaran Islam boleh tidak juga boleh karena memang tidak ada paksaan dalam Agama atau untuk memeluk Islam.

Akhirnya Pesawat Sampai di Bandara Internasional Supadio Pontianak jam 7.00 Wib.

Semoga Anda dan Siapapun dapat mengambil inspirasi perbincangan ini antara Saya sebagai Aktivis Islam dan Suster Anna Maria sebagai Aktivis Pendidikan Kristen.

Saya menegaskan Saya tidak Anti Kristen, Tidak Anti Hindu, Budha dll. Saya anti Kezaliman, Kebathilan. Jika Anda Zalim seperti mengganggu keyakinan orang lain dan apalagi menggunakan kekuasaan seperti yang terjadi saat ini di Indonesia khususnya Jakarta, Maka Saya akan tetap bersuara lantang melawan Anda, walau baru ini yang bisa dilakukan.

Silahkan Untuk Dibagikan
Pontianak, 1 Juli 2016
Haddad Assyarkhan / Adi Supriadi (Bang Adi)
Pin BB : 5990D42A
WA : 081513629467
SMS : 089648981244
Twitter : @assyarkhan
Facebook : assyarkhan
Instagram : Assyarkhan
Youtube : Assyarkhan