Aksi Damai 5 Mei Besok Kembali Akan Menyuarakan Tuntutan Penegakkan Hukum Dan Keadilan

Aksi damai hari Jum’at tanggal 5 Mei 2017 esok kembali akan menyuarakan tuntutan penegakkkan hukum dan keadilan bagi bangsa Indonesia terhadap terdakwa penistaan Agama Islam Basuki Cahaya Purnama alias Ahok menjelang masa akhir jabatannya. Ahok dipastikan kalah telak ketika bertarung dalam pilkada DKI 2017 melawan pasangan Anies Sandi.

Menurut lansiran detik com, Partai Amanata Nasional mendukung aksi GNPF-MUI di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, besok (5/5) berlangsung tertib. PAN berharap aspirasi massa dapat didengar saat aksi besok. PAN ingin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak divonis hukuman percobaan. Alasannya, PAN menilai ucapan Ahok di Kepulauan Seribu menimbulkan kegaduhan.

Aksi 5 Mei akan berpusat di Gedung MA. Sebelum aksi, massa akan long march dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat seusai salat Jumat. Aksi 5 Mei berisi tuntutan tersebut sidang vonis kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok yang akan digelar Selasa (9/5).

Dari Bandung, pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Aa Gym, akan hadir dalam Aksi Simpatik 55 atau 505 di Masjid Istiqlal, Jakarta esok. Menurut Aa, kehadirannya di Istiqlal  adalah untuk bermunajat bersama-sama jamaah. Aa menyoroti beberapa kejadian mencemaskan di antaranya pengadilan penistaan agama yang sedang berlangsung saat ini. Ia berharap mudah-mudahan dengan munajat bersama, Allah memberikan hidayah dan taufik kepada majelis hakim untuk bisa memberikan keputusan seadil-adilnya yang bisa memenuhi dahaga keadilan sehinga bisa dirasakan masyarakat,  khususnya umat Islam. Lebih lanjut AA menegaskan , “”Berdoa bisa mengubah takdir ke takdir yang lebih baik. Insya Allah kita lakukan ini atas kecintaan terhadap negara kesatuan Indonesia kita yang utuh dan martabat ini.”

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mengatakan, seluruh persiapan sudah dilakukan. Umat muslim yang datang, katanya, diperkirakan mencapai lima juta orang, dan akan berkumpul di Masjid Istiqlal, demikian ditegaskannya kepada Tribunnews.

 

Dirangkum dari berbagai sumber : @